Taman Amir Hamzah di Jakarta Pusat, Ruang Hijau dengan Jejak Sastra dan Toleransi



Kalau nggak mengikuti acara dari Jakarta Good Guide, yaitu Teka Teki Jakarta tahun 2025 lalu, sepertinya aku nggak akan tahu kalau di Jakarta Pusat ada sebuah taman yang punya cerita menarik. Namanya Taman Amir Hamzah. 


Adakah Manteman yang pernah berkunjung ke taman ini?


Keberadaan ruang terbuka hijau di sebuah kota tentunya penting banget, ya. Targetnya, Jakarta di tahun 2045 memiliki 30% ruang terbuka hijau. Sedangkan sampai aku menulis tulisan blog ini, di Jakarta katanya baru ada sekitar 5% saja. Jauuuuh banget, kan, dari target. Semoga, sih, makin banyak lagi taman yang dibuat di Jakarta sehingga target RTH itu bisa terpenuhi.


Nah, salah satu ruang terbuka hijau di Jakarta adalah Taman Amir Hamzah atau Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amir Hamzah. Ya, diantara banyaknya gedung-gedung tinggi, khususnya di Jakarta Pusat, terselip satu taman yang setelah aku telusuri ceritanya ternyata punya makna mendalam, lho.


Mau tahu soal Taman Amir Hamzah lebih detail lagi? Aku ceritakan di tulisan ini, yaa… 



Siapa Amir Hamzah?

Sebelum membahas tamannya, jujur aku sendiri sempat bertanya-tanya, siapa, sih,  sebenarnya Amir Hamzah sampai namanya diabadikan menjadi nama taman di Jakarta Pusat? 


Nah, pas aku cari tahu lewat browsing di beberapa sumber referensi, ternyata Amir Hamzah adalah sosok yang istimewa. Ia merupakan salah satu penyair besar Indonesia, yang muncul di era Pujangga Baru. Lewat puisinya dan syairnya, ia dikenal mampu merangkai kata-kata yang lembut tapi dalam, sederhana tapi penuh makna.


Amir Hamzah lahir di Langkat, Sumatera Utara, pada 28 Februari 1911. Ia tumbuh di lingkungan bangsawan dengan budaya Melayu dan pengaruh Islam yang kental.




Dengan latar belakang sebagai bangsawan membuatnya aktif di dunia sastra dan pergerakan intelektual pada masa sebelum kemerdekaan. Amir Hamzah menggunakan sastra sebagai cara untuk berpikir dan menyuarakan kegelisahan. Ia menjadi bagian dari generasi Pujangga Baru yang ikut membentuk arah sastra Indonesia modern.


Beberapa karyanya yang cukup dikenal antara lain Boeah Rindoe tahun 1937 dan Njanji Soenji tahun 1941. Puisi-puisi Amir Hamzah banyak berbicara tentang cinta, kerinduan, hubungan manusia dengan Tuhan. 


Kiprahnya di dunia sastra dan memberikan pengaruh besar di dunia sastra Indonesia. Atas pengabdiannya itu, Amir Hamzah bahkan diangkat menjadi Pahlawan Nasional pada 1975. 


Nah, salah satu bentuk penghormatan atas bagi budaya dan sastra Indonesia adalah menjadikan namanya menjadi nama sebuah taman di Jakarta, Taman Amir Hamzah. :) 



Sekilas Tentang Taman Amir Hamzah

Taman Amir Hamzah berlokasi di Jakarta Pusat, tepatnya di  Jl. Taman Matraman Timur No. 8 8, RT.2/RW.4, Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat, Jakarta. Kawasannya cukup ramai karena dikelilingi pemukiman warga dan perkantoran.


Taman ini juga merupakan RPTRA yang diresmikan pada 26 Februari 2016 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama  atau Ahok.





Ukuran Taman Amir Hamzah sebenarnya memang nggak terlalu besar jika dibandingkan dengan taman-taman lain di Jakarta. Luas sekitar 3.988 meter persegi saja. 


Meskipun nggak besar, tapi begitu pertama kali aku menjejakkan kaki di taman ini rasanya nyaman banget. Tamannya tertata rapi, jalur jalannya jelas, dan bangku-bangku taman pun tersebar di beberapa sudut. 


Kalau menurutku, ya, Ini tipe taman yang bikin betah duduk lama, entah buat baca buku, ngobrol sama teman atau bahkan cuma buat melamun aja. :D 

 


Patung Gus Dur Kecil, Daya Tarik Utama di Taman Amir Hamzah

Seperti di awal tulisan aku bercerita kalau aku ke Taman Amir Hamzah karena mengikuti kegiatan Teka-Teki Jakarta dari Jakarta Good Guide.


Nah, seperti namanya, di Teka-Teki Jakarta ini para peserta diberikan teka-teki untuk dijawab. Jawaban dari teka-teki tersebut adalah sebuah tempat atau ikon di Jakarta yang harus difoto. 


Di salah satu soalnya, jawaban teka-teki tersebut ada Patung Gus Dur Kecil yang ada di Taman Amir Hamzah! Aku sampai lupa apa soalnya… :D Tapi ingat banget kalau jawabannya itu… :D 


Jadilah untuk memfoto patung tersebut, Aku dan Isti, teman satu timku datang ke Taman Amir Hamzah ini… 


Menurutku, hal yang paling mencuri perhatian di Taman Amir Hamzah adalah memang adanya patung Gus Dur kecil. Bisa dibilang patung ini jadi daya tarik utamanya. 




Sosok Gus Dur atau  KH Abdurrahman Wahid merupakan Presiden ke-4 Indonesia. Ia dikenal luas sebagai tokoh pluralisme yang konsisten memperjuangkan kemanusiaan, toleransi, dan kebebasan berpikir. Gus Dur dikenang sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat kecil.


Patung Gus Dur di taman ini digambarkan dalam posisi berdiri sambil membaca buku. Rasanya hal ini sejalan juga dengan kebiasaan Gus Dur yang gemar membaca sejak kecil. Selain itu, pas juga dengan nama Amir Hamzah yang bergelut di dunia kepenulisan. 


Menariknya lagi, ada alasan lain mengapa patung ini diletakkan di Taman Amir Hamzah. Dari referensi yang aku baca, Gus Dur semasa kecil tumbuh dan besar di kawasan Pegangsaan. 


Gus Dur memang sering bermain di taman yang dulu bernama Taman Pelansun yang lokasinya nggak jauh dari kediaman kakeknya, KH Hasyim Asy’ari.




Patung ini diresmikan pada 25 April 2015 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama. Patung ini terbuat dari perunggu dengan warna cokelat keemasan. Tingginya 1,20 meter.


Pada bagian bawah patung cerita perjalanan hidup singkat Gus Dur. Sedangkan di sisi lainnya tertulis salah satu kutipan Gus Dur yang sederhana tapi sangat dalam: “Perdamaian tanpa keadilan adalah ilusi.” 



Fasilitas di Taman Amir Hamzah

Meskipun nggak terlalu lama ada di Taman Amir Hamzah, aku sempat memerhatikan beberapa fasilitas pendukung yang ada di taman ini.


Secara kasat mata, fasilitas-fasilitas yang ada di taman ini pun bermanfaat untuk masyarakat. Saat aku datang ke taman ini, ada banyak juga warga masyarakat yang berkegiatan di taman. Anak-anak yang yang bermain bola, orang dewasa ada yang duduk santai di gazebo, dan banyak juga ibu-ibu yang berkumpul di ruang serbaguna.  





Dari pengamatanku dan info yang aku dapat di Wikipedia, ada beberapa fasilitas yang terdapat di taman ini, yaitu:

- Area pepohonan hijau

- Jalur pejalan kaki (bisa untuk jogging)

- Lapangan futsal

- Lapangan basket

- Taman bermain anak

- Gazebo

- Ruang serbaguna

- Perpustakaan

- Ruang laktasi

- Toilet disabilitas

- Tanaman toga

 - CCTV

- Wifi




Gimana? Lengkap juga, ya, fasilitasnya. Kalau untuk Wifi jujur aku tidak mencobanya, jadi kurang tahu juga apakah benar-benar akses wifi di taman ini bisa digunakan atau tidak. 


Untuk penerangannya seperti apa aku pun kurang tahu karena saat aku datang di siang hari masih terang. Tapi aku memang melihat beberapa tiang lampu di taman ini. Semoga saja ada penerangan yang cukup, ya, supaya kondisi taman tetap aman. 


Jika ada Manteman yang pernah ke Taman Amir Hamzah dan tahu fasilitas lainnya boleh ditambahkan di kolom komentar, ya.





Taman Amir Hamzah bukan hanya penting untuk memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau di Jakarta, tapi juga sangat dibutuhkan masyarakat sebagai tempat berkumpul, bermain, dan bersosialisasi. 


Selain itu berada di Taman Amir Hamzah ini juga bisa mengingatkan kita pada kekuatan sastra dari sosok Amir Hamzah dan betapa pentingnya nilai tolerasi, kemanusiaan, dan kebijaksanaan yang ditampilkan oleh sosok patung Gus Dur kecil. :) 



Dita Indrihapsari


Konser Secondhand Serenade 2025 di Jakarta

konser-secondhand-serenade-2025-di-jakarta


Saat pertama kali melihat di social media kalau Secondhand Serenade akan tampil di Jakarta akhir tahun 2025, aku langsung niat untuk nonton! 


Gimana nggak, sudah beberapa kali Secondhand Serenade mampir ke Indonesia tapi belum pernah sekalipun aku melihat langsung. Padahal aku sudah mengikuti perjalanan musik mereka sejak lama. Kalau nggak salah ingat pas masih kuliah dulu sekitar 18 tahun yang lalu.


Apalagi konser Secondhand Serenade di Indonesia tahun 2025 pun bertajuk “Secondhand Serenade Awake 20 Year Anniversary.” Jadi pas banget, kan, tema konsernya dengan seberapa lama aku sudah mendengarkan lagu-lagu Secondhand Serenade… :) 


konser-secondhand-serenade-awake

  


Siapa, Sih, Secondhand Serenade?

Kalau ada yang bertanya-tanya, siapa, sih sebenarnya Secondhand Serenade itu, nah, aku akan jelaskan di sini secara singkat saja, ya. :) 


Jadi, sebenarnya Secondhand Serenade itu adalah proyek musik solo yang dibuat oleh musisi Amerika, John Vesely. Ia menjadi vokalis sekaligus gitaris di Secondhand Serenade. 


Meskipun hanya sendiri, tentunya dalam setiap penampilannya, John Vesely juga didukung oleh berbagai musisi lainnya sehingga lagu-lagunya seperti dibawakan oleh sebuah band. 


Kalau ngomongin genre musik, Secondhand Serenade mengusung konsep akustik rock, pop rock, dan ada sentuhan emo pop juga di lagu-lagunya. 

 

John Vesely memulai proyek Secondhand Serenade di tempat kelahirannya, California, tahun 2004. Lalu setahun kemudian, ia mengeluarkan album debut “Awake” yang dipromosikan lewat MySpace.


Adakah Manteman milenial di sini yang dulu main MySpace? :D Sayangnya, sekarang MySpace sudah nggak banyak digunakan lagi, yaa… 


Nah, berawal dari promosi lewat MySpace itulah karir musik John Vesely lewat Secondhand Serenade mulai meroket! Nggak hanya di Amerika, pendengar musiknya juga merambah ke berbagai belahan dunia.  


konser-secondhand-serenade-john-vesely



Di tahun 2007, album Awake lalu dirilis ulang. Ada beberapa lagu populer dari album Awake, seperti Your Call, Vulnerable, Broken, I Hate This Song, Awake, dan lainnya. 


Setahun berikutnya, tepatnya di Februari 2008, Secondhand Serenade kembali mengeluarkan album studio berjudul A Twist in My Story. Nah, melalui album ini Secondhand Serenade semakin mencapai kepopulerannya.


Di album ini, terdapat beberapa lagu yang pastinya nggak asing bagi para penggemar Secondhand Serenade. Sebut saja lagu Fall For You, Stay Close Don’t Go, dan lagu A Twist in My Story seperti judul albumnya. 


Masih ada lagi album yang dirilis Secondhand Serenade setelahnya, yaitu album Hear Me Now di tahun 2010, Weightless (EP) di tahun 2011, dan Undefeated di tahun 2014. 


Meski setelahnya Secondhand nggak lagi mengeluarkan album yang benar-benar baru dan hanya mengeluarkan beberapa single, namun kiprahnya di dunia musik tetap menyala. Buktinya sampai di tahun 2025 sampai awal 2026 saat aku menulis ini, Secondhand Serenade masih sibuk dengan tur konser di berbagai kota!

 



Hal yang Membuat Konser Ini Istimewa

Bisa dibilang Secondhand Serenade, tuh, cinta banget, lho sama Indonesia. Nggak percaya? Buktinya John Vesely yang akhirnya akrab dipanggil Om John oleh banyak orang Indonesia ini pernah tampil beberapa kali di Indonesia.  :D 


Tercatat, Secondhand Serenade pernah manggung di tanah air tahun 2009, 2011, 2012, serta 2023. Waw, udah sering, kan, Secondhand Serenade mampir ke sini, baik yang memang konser tunggal maupun tampil di festival musik. 


Nah, sayangnya dari sekian kali Secondhand ke Indonesia, aku sama sekali belum pernah nonton langsung. Makanya, pas tahun 2025 Secondhand Serenade ada jadwal manggung di Jakarta, aku nggak mau kelewatan lagi… :) 


konser-secondhand-serenade-2025-di-jakarta


Hal yang menurutku paling istimewa di konser Secondhand Serenade kali ini adalah temanya yang menunjukkan karir musiknya selama 20 tahun. Pas banget, kan. Dulu Secondhand Serenade mengeluarkan album pertama independennya di tahun 2005. Tepat 20 tahun kemudian, Secondhand Serenade memilih Jakarta jadi salah satu tempat konser 20 tahunnya.


Tur “20 Year Anniversary: A Secondhand Symphony” juga terasa sangat istimewa karena John Vesely nggak hanya akustikan dan tampil bareng bandnya tapi juga ia membawa simfoni di konsernya kali ini. Yes, pertunjukkan musiknya ada sentuhan orkestranya! Kebayang, nggak, sih, lagu-lagunya yang terdengar melankolis bakal jadi ada warna musik klasiknya… ^ ^ 



Venue & Harga Tiket Konser Secondhand Serenade 2025 di Jakarta

Secondhand Serenade dalam lawatan turnya ke Indonesia mampir ke berbagai kota, mulai dari Ypgyakarta, Jakarta di Desember 2025. Selain itu di Januari sampai Februari 2026 juga menyambangi kota Palembang, Bali, Makasar, dan Surabaya. 

Kayaknya Om John seneng banget, ya, ada di Indonesia. Sampai-sampai kalau musisi luar biasanya cuma manggung di Jakarta aja, Om John sampai manggung di enam kota!

Konser Secondhand Serenade di Jakarta sendiri berlangsung di Tennis Indoor Senayan, tepatnya di tanggal 6 Desember 2025.


Pas tahu Secondhand Serenade manggung di Tennis Indoor Senayang aku langsung kegirangan. Venue ini, tuh, enak banget! Lokasinya di Senayan tepat di pusat kota. Transportasi gampang, akses juga mudah. 


Selain itu yang aku tahu di kategori manapun bakalan worth it. Meskipun duduk di kategori paling murah pun bakal tetap kelihatan jelas walau memang dari samping, sih. 


harga-tiket-konser-secondhand-serenade-2025-di-jakarta



Nah, makanya pas promotor konser, yaitu Meg Entertainment mengeluarkan kategori dan harga tiketnya, aku langsung beli di kategori paling rendah aja. Dan untungnya lagi, ada harga tiket pre-sale, dong! Untuk beli tiketnya hanya bisa di web Artatix aja. 


Nah, di kategori paling rendah atau kategori oranye ini harga tiketnya cuma Rp 335.000,-. Aku nonton berdua sama suami jadi total sama pajak dan biaya layanan jadi Rp 847.500,-. Konser artis luar apa coba yang dua tiket harganya cuma segitu? :D 


Oiya, aku nonton sama suami juga karena pingin banget mengenang masa-masa pacaran dulu...:D Waktu kami pacaran tepat di saat lagu-lagu Secondhand Serenande bermunculan dan masuk ke dalam list lagu-laguku dulu... :D



Pengalaman Menuju Konser

Di hari H konser, aku dan suami datang ke venue nggak bersamaan. Kami janjian di FX lalu nanti baru, deh, sama-sama ke Tennis Indoor Senayan barengan. Aku dari Depok naik transportasi umum, ya. 


Ke Senayan aku naik Commuter Line sampai Manggarai lalu transit dan lanjut ke Stasiun Sudirman. Dari Sudirman lanjut lagi naik MRT ke Stasiun Senayan Mastercard. Baru, deh, dari situ aku jalan kaki ke FX dan bertemu suami. 


Nah, serunya sepanjang perjalanan, tuh, rame banget yang mau ke arah Senayan. Di MRT juga yang biasanya nggak padat, saat hari itu padatnya bukan main. 


Ternyata bertepatan dengan jadwal konser Secondhand Serenade di Tennis Indoor Senayan, di Gelora Bung Karno (GBK) juga ada perayaan Natal Tiberias. Waw, kebayang, kan, satu stadion ramai dan di venue sebelahnya juga ada konser.


Apalagi waktu perayaan natal dan konser Secondhand Serenade juga hampir disaat yang berdekatan… :D Makanya sepanjang jalan ke Tennis Indoor Senayan erasa seru banget karena banyak juga yang jalan kaki buat ke GBK untuk natalan. :) 


Bersyukur aku naik transportasi umum juga karena kalau naik kendaraan pribadi, terutama mobil bakal macet banget. 


Karena aku dan suami niatnya santai nonton jadi kami memang sampai di lokasi venue menjelang maghrib. Kami langsung ke tempat penukaran tiket, pakai wristband, dan foto sebentar di depan venue dengan latar “gapura” konser. Apa, sih, istilah gapura ini ahaha… Gate konser kali, ya. Ya, itulah pokoknya. Manteman pahamlah, ya… :D


konser-secondhand-serenade-2025-di-jakarta


konser-secondhand-serenade-2025-di-jakarta


Sebelum masuk le dalam Tennis Indoor, kami sholat maghrib dulu di mushola yang ada di sana. Seneng juga aku lihatnya, Manteman yang mau konser juga banyak yang nggak ninggalin waktu sholat. Mushola penuh banget jadi harus mengantri. 


Nah, setelah itu barulah kami masuk ke venue. Rasa gerah yang aku rasa langsung nyeeesss begitu masuk venue yang dingin… :D Alhamdulillah. 



Suasana Konser di Dalam Tennis Indoor Senayan

Menunggu sekitar setengah jam, akhirnya konser pun dimulai sekitar jam 8 malam. Sebelum konser dimulai seperti sudah ketentuan Undang-Undnag, diperdengarkaan lagu Indonesia Raya. Penonton berdiri dan ikut bernyanyi bersama. 


Barulah setelah Indonesia Raya, Secondhand Serenade memulai konsernya. Suasana riuh sekali oleh penonton. Nggak nyangka juga aku kalau venue bakal penuh. Ternyata Secondhand Serenade di tahun 2025 juga masih banyak penggemarnya, ya! :D  


Diawali dengan nyanyi lagu Indonesia Raya, kemudian John Vesely muncul bersama dengan para musisi yang mendampinginya. Pastinya karena konser simfoni juga ada musisi yang memainkan biola serta cello. 


Nah, berikut set list lagu yang dibawakan oleh Secondhand Serenade saat konser di Jakarta 2025:


Half Alive

Broken

Vulnerable

Your Call

Maybe

I Hate This Song

Awake

Let It Roll

The Last Song Ever

End

Stay Close, Don’t Go


Setiap lagu Secondhand dinyanyikan, tentunya penonton Indonesia yang terkenal aktif juga ikut menyanyi bersama. :) 


Aku juga seneng banget karena lagu-lagu favoritku dari Secondhand Serenade juga dinyanyikan di konser ini, seperti Your Call, Vulnerable dan Stay Close, Don't Go. Khusus lagi yang terakhir aku sebut juga terasa spesial banget karena dinyanyikan saat encore atau penutup konser. :’) 


konser-secondhand-serenade-2025-di-jakarta


Menariknya di konser ini Secondhand Serenade juga menyisipkan satu lagu Fix You dari Coldplay. Pastinya, penonton pun kaget dan nyanyi berjamaah… :D 


Menurutku John Vesely juga cukup atraktif dengan penonton. Beberapa kali ia menyapa penonton dan mencoba berinteraksi. 


Ada beberapa kali juga para pemain simfoni mempertontonkan musikalitas mereka dengan bermain alat musiknya tanpa nyanyian. Instrumental aja dan itu jadi terasa berbeda dengan konser band biasanya, ya. rasa emosionalnya ada banget!


konser-secondhand-serenade-2025-di-jakarta


Namun, yang aku sayangkan dari konser ini hanya satu. Durasinya kurang lamaaaa! :D Konser hanya berlangsung sekitar 1,5 jam aja. Atau bahkan kurang dari durasi itu… Nggak kerasa banget. Huhuhu… Rasanya masih bisa, deh, nambah sekitar tiga lagu lagi. 



UPDATE: Secondhand Serenade Bakal Konser Lagi di Jakarta!

Sepertinya keluhanku soal konser yang durasinya pendek itu juga dikeluhkan oleh banyak penonton lain. 


Nah, kayaknya, nih, promotor mungkin menerima banyak keluhan soal itu. Alhasil apa? Yes, alhasil, saat tulisan ini aku buat sudah ada jadwal lagi, dong, kalau Secondhand Serenade baka konser lagi di Jakarta! 


Mantap nggak, tuh! :D 


Belum tahu tanggal pastinya kapan tapi konser yang bertajuk Secondhand Serenade Broken Heart Symphony ini akan full dengan band rock dan orkestra dan berdurasi dua jam full. Lagu-lagu yang akan dibawakan dari album Awake dan A Twist in My Story.


Nanti kalau ada update-an lagi akan aku tulis di blog juga, yaaa… Apakah aku akan nonton konsernya lagi? Pingin banget! :D Semoga ada waktu dan rezekinya juga, yaaa… 


UPDATE 2: Secondhand Serenade Bakal Konser Lagi di Jakarta September 2026!

Nah, aku mau update lagi kalau MEG Entertainment, tuh, sudah mengeluarkan jadwal konser Secondhand Serenade di Jakarta. Tepatnya tanggal 12 September 2026. Untuk venue-nya di mana masih belum diinfokan. Begitu pula dengan harga tiketnya. Tapi saat aku tulis update ini di tanggal 2 Februari 2026, akan ada penjualan tiket khusus hari ini!


konser-secondhand-serenade-2026



Kalau lihat poster di atas, keliahatannya bakal menarik banget, nih.  Secondhand Serenande kan tampil dengan full band dan juga GUT Orkestra yang manajemennya ada di bawah Erwin Gutawa Productions. Waaawww! Gimana, tertarik buat nonton konsernya?

Nantikan update aku lagi, yaaa...


Dita Indrihapsari


Pesta Kembang Api Terbesar dan Atraksi Drone di Ancol: Perayaan Malam Tahun Baru Jakarta yang Tak Terlupakan



(image source : https://www.ancol.com/blog/wp-content/uploads/2023/12/kembang-api-tahun-baru.jpeg


Tak lengkap rasanya menyambut tahun baru tanpa pesta kembang api yang memukau. Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, Ancol Taman Impian telah menjadi destinasi utama untuk merayakan malam pergantian tahun. Sebagai ikon wisata Jakarta, Ancol kembali mengadakan pesta kembang api terbesar serta atraksi ratusan drone yang menghiasi langit malam, menjadikannya pusat perayaan Tahun Baru 2026 yang luar biasa.


Ancol: Pesta Kembang Api dan Drone yang Memukau

Ancol sudah lama dikenal dengan pesta kembang apinya yang spektakuler. Tidak hanya menawarkan visual yang memanjakan mata, tapi juga pengalaman yang tak terlupakan. Pesta kembang api terbesar yang berlangsung di Ancol tidak hanya dapat disaksikan langsung dari kawasan pantai, tetapi cahaya yang meluncur ke langit bahkan bisa terlihat di gedung-gedung tinggi di pusat kota Jakarta. Ditambah dengan atraksi drone yang membentuk gambar artistik di angkasa, Ancol selalu berhasil menghadirkan momen yang penuh keajaiban dan kegembiraan.


Acara Seru dan Beragam di Ancol untuk Semua Kalangan

Selain pesta kembang api dan drone, Ancol juga menawarkan berbagai acara seru lainnya sepanjang malam tahun baru. Mulai dari pertunjukan musik, pertunjukan talenta lokal, hingga konser artis-artis top Indonesia, semuanya ada di Ancol! Aktivitas yang dihadirkan cocok untuk segala usia dan kalangan, menjadikan Ancol destinasi liburan yang penuh ceria di akhir tahun.


Dufan: Kemeriahan yang Tak Ada Habisnya

Bagi yang ingin merasakan liburan penuh ceria, Dunia Fantasi (Dufan) adalah tempat yang wajib dikunjungi. Di sini, berbagai acara seru seperti "Happy Family The Ride", pertunjukan "Doraemon Twinkle Town", hingga "Dinoland Show 2" siap memanjakan pengunjung. Jangan lewatkan juga parade malam yang memukau dengan kostum berwarna-warni dan lampu yang bersinar terang!

Keajaiban Natal di Sea World Ancol

Bagi keluarga yang mencari pengalaman seru dan edukatif, Sea World Ancol hadir dengan tema Natal yang penuh keajaiban. Mulai dari perburuan harta karun bersama Santa Claus hingga pertunjukan makan ikan dengan Santa yang menyelam, liburan di Sea World pasti akan jadi kenangan manis. Tak ketinggalan, pertunjukan "Magical Wonderful Christmas Show" juga siap memeriahkan suasana.

Samudra Ancol: Edukasi dan Hiburan dalam Satu Paket

Liburan di Samudra Ancol menawarkan pengalaman edukatif yang dikemas dalam acara seru di akhir tahun. Saksikan pertunjukan "Winter with Penguin" yang mengedukasi tentang isu pemanasan global, atau ikuti "Angry Birds the 5D Experience" untuk petualangan imersif yang seru. Pengunjung juga dapat berinteraksi dengan karakter Angry Birds di "Meet and Greet with Angry Birds Jolly Christmas."

Atlantis Ancol: Kegembiraan Tak Terbendung

Atlantis Ancol tak kalah seru dengan berbagai aktivitas airnya yang menyegarkan. Dari Zumba seru, akrobatik di atas air, hingga pertunjukan musik dari DJ Niel JKT, semua ada di Atlantis. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengikuti "Isekai Run" yang penuh tantangan atau menikmati malam dengan musik yang meriah.

Kreativitas di Pasar Seni Ancol dan Harmoni Alam di Jakarta Bird Land

Pasar Seni Ancol akan menghadirkan festival seni dan budaya yang kaya dengan pameran, kuliner, dan live music. Di sisi lain, Jakarta Bird Land juga menghadirkan pertunjukan burung yang menakjubkan dengan iringan musik khas Afrika. Pastikan untuk mengunjungi acara-acara seru ini!

Malam Tahun Baru Eksklusif di Putri Duyung Ancol

Bagi Anda yang mencari perayaan tahun baru yang lebih eksklusif, Putri Duyung Ancol menawarkan gala dinner dengan berbagai hiburan seperti magician show, fire dance, dan live music. Jadikan malam tahun baru Anda lebih istimewa dengan perayaan yang mewah dan penuh keajaiban di sini.


Puncak Perayaan: Gempita 2026 dan Pesta Kembang Api

Sebagai puncak perayaan malam tahun baru, Ancol akan menggelar konser Dewa 19 feat Marcello Tahitoe di Pantai Karnaval Ancol. Ditambah dengan pesta kembang api terbesar yang akan menyinari langit Pantai Lagoon, perayaan tahun baru di Ancol dijamin akan meninggalkan kenangan tak terlupakan. Selain itu, jangan lewatkan juga penampilan dari grup musik seperti OM Mahesa dan New Pallapa di Pantai Festival.


Sambut Tahun Baru di Ancol: Liburan yang Penuh Kegembiraan

Ancol benar-benar menghadirkan segalanya untuk merayakan malam tahun baru yang luar biasa. Mulai dari konser musik, pesta kembang api, hingga atraksi drone yang inovatif, semuanya siap menciptakan pengalaman yang penuh keceriaan dan kenangan indah. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menyambut Tahun Baru 2026 di Ancol dan rasakan suasana liburan yang luar biasa!


Pastikan Anda memeriksa informasi terbaru di kanal resmi Ancol agar pengalaman perayaan akhir tahun Anda semakin sempurna. Ajak keluarga dan teman-teman untuk merayakan malam pergantian tahun dengan penuh semangat dan harapan baru di Ancol!


Perjalanan Buku “Tradisi Makan Siang Indonesia: Khazanah Ragam dan Penyajiannya”



September 2024. Itulah kali pertama saya melihat postingan di Instagram Food Blogger Indonesia Community tentang undangan menulis buku bertema tradisi makan siang di Nusantara. 


Wah, menarik sekali pikir saya. Temanya seperti kebiasaan sehari-hari yang kelihatannya nggak terlalu sulit untuk mengumpulkan bahan tulisannya. Apalagi undangan menulis itu pun juga dilombakan. Semakin semangatlah saya untuk mengikutinya. 


Durasi pengumpulan tulisan sekitar satu bulan lamanya. Dan tepat di hari terakhir, saya alhamdulillah bisa mengumpulkannya. :D 


Tulisan yang saya buat berjudul “Tradisi Makan Siang Ibu Rumah Tangga Sekaligus Blogger dan Content Creator.” Kenapa saya memilih judul tersebut? Sebenarnya hal ini memang berangkat dari kebiasaan makan siang yang saya lakukan. 




Ada satu masa dimana sambil menunggu anak-anak pulang sekolah saya menikmati makan siang di berbagai kafe atau restoran di tempat saya tinggal di Depok. 


Tulisan saya di buku ini  menyoroti tentang kebiasaan makan siang bagi para ibu rumah tangga di perkotaan seperti saya. Selain di rumah, para ibu biasanya juga beraktivitas makan siang bersama di kafe atau restoran. 


Meski sekarang restoran kekinian tumbuh di mana-mana, saya mengapresiasi restoran-restoran yang masih menyiapkan menu makanan khas Nusantara sebagai sajian utamanya. 


Saya pun mengulas beberapa menu seperti Nasi Goreng Kecombrang di Cafe Joglo, Mangut Manyung di Omah Simbah, dan Ayam Goreng Lengkoas yang disajikan di Rymah Tjempaka. 


Selain menikmati makan siang, kerap kali saya juga mendokumentasikan momen tersebut untuk membuat konten di social media dan juga di blog. 


Saya nggak pernah menduga kalau tulisan yang awalnya hanyalah refleksi harian tentang tradisi makan siang yang saya lakukan selama ini akan berujung pada perjalanan besar dalam mendokumentasikan tradisi makan siang Nusantara.


Ketika pengumuman pemenang lomba, tulisan saya memang nggak menang. Namun, saya tetap bersyukur sekali ketika tahu kalau tulisan saya masuk ke dalam buku antologi “Tradisi Makan Siang Indonesia: Khazanah Ragam dan Penyajiannya” ini… :)  



Buku “Tradisi Makan Siang Indonesia: Khazanah Ragam dan Penyajiannya,” Potret Kuliner & Kehidupan Sehari-hari Nusantara

Buku ini bukan sekadar kumpulan resep atau menu makan siang saja. Buku ini bisa menjadi dokumentasi budaya di mana makan siang menjadi cermin perjalanan hidup masyarakat di Nusantara. 


Disunting oleh Amanda Katili Niode, Ph.D., buku ini diterbitkan berkat kolaborasi Omar Niode Foundation, Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, dan Komunitas Food Blogger Indonesia. Dan tentunya juga atas dukungan Dio Media Publishing yang mencetak buku eksklusif ini. 


Mengapa saya katakan eksklusif? Bayangkan saja buku ini dicetak hardcover dengan jumlah hampir 500 halaman. Setiap lembaran di dalamnya pun full color! Kebayang, kan, eksklusif banget. Apalagi untuk buku kuliner memang baiknya setiap halaman terutama yang menampilkan foto makanan dibuat berwarna supaya lebih menarik.   


Nggak hanya eksklusif, buku ini pun isinya sangat kaya. Terdiri dari 40 tulisan dari 17 provinsi di delapan pulau, mulai dari Sabang sampai Merauke. Buku ini menampilkan tradisi makan siang yang berbeda-beda. Dari papeda di Papua, soto Banjar di Kalimantan Selatan, rujak cingur khas Jawa Timur, choipan di Pontianak, tradisi Ngidang di Palembang, dan masih banyak lagi.


Buku ini juga bukan hanya soal makanan. Ada cerita tentang asal-usul hidangan, proses memasak, pilihan alat penyajian, cara makan, hingga siapa yang menyiapkannya, apakah ibu, ayah, kakek, nenek, penjual warung atau anggota keluarga. 


Satu hal lagi yang membuat buku ini sangat eksklusif adalah dibuat ke dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris. Hal ini menjadi satu cara untuk promosi budaya kita ke berbagai negara di dunia. 


Menurut Amanda Katili Niode sendiri, buku ini menjadi potret kehidupan harian masyarakat Indonesia melalui sudut pandang kuliner. Makan siang, dalam perspektif itu mencerminkan nilai kekeluargaan, kreativitas lokal, dan daya tahan budaya. 


Bagi saya sebagai kontributor, melihat nama saya tertera di daftar penulis tentunya menjadi kebanggaan besar. Bukan hanya karena saya ikut “nampang” di buku ini, tetapi karena cerita sederhana saya tentang makan siang menu-menu tradisional bersama ibu-ibu kini menjadi bagian dokumentasi budaya nasional: warisan kecil yang kelak bisa dibaca, dikenang, dan diteruskan oleh generasi mendatang.



Peluncuran Buku di Ubud Food Festival 2025

Buku “Tradisi Makan Siang Indonesia: Khazanah Ragam dan Penyajiannya” diluncurkan pada Sabtu, 31 Mei 2025 tepat dalam rangkaian acara Ubud Food Festival 2025 di Ubud, Bali.


Acara berlangsung di Rumah Kayu, Taman Kuliner Ubud. Banyak pengunjung festival, praktisi kuliner, blogger, penulis, hingga pegiat budaya hadir untuk menyaksikan peluncuran buku ini.


Dalam acara itu, terdapat tiga narasumber utama yang hadir, yaitu Ibu Amanda Katili Niode (editor buku), Ibu Mei Batubara (tokoh pelestari budaya kuliner), dan Harry Mangat, chef asal India dan pendiri proyek pop-up dining nomaden Biji Dining. Peluncuran buku sekaligus diskusi buku ini dipandu oleh Robby Bagindo dari Masak TV / Tastemade. 


Saya sendiri nggak hadir di dalam acara peluncuran buku tersebut. Namun membaca berbagai berita media online yang meliput acara ini rasanya senang sekali. :) Apalagi dengan acara tersebut akan semakin banyak masyarakat yang tahu akan buku ini. 



Book Talk di Atelier Rasa, Berbagi Cerita dan Rasa dengan Komunitas

Meskipun saat peluncuran buku di Bali nggak hadir, tapi saya bersyukur bisa datang ke acara Book Talk buku ini di Atelier Rasa, Kemang, Jakarta Selatan. Acaranya berlangsung pada hari Kamis, 16 Oktober 2025, bertepatan dengan peringatan World Food Day. 


Ini kali pertama saya datang ke Atelier Rasa. Ternyata tempat ini memang masih baru dan akan menjadi wadah bagi para pegiat kuliner dan masakan nusantara. Selain akan menjadi tempat workshop memasak, tempat ini juga dilengkapi dengan banyak buku kuliner. Yakin, deh, begitu ada di sini pengetahuan kita tentang kuliner akan bertambah. 


Atelier Rasa sendiri dimiliki oleh Chef Ragil dari Nusa Gastronomy bersama Ibu Mei Batubara.   





Di acara Book Talk ini saya bisa bertemu langsung dengan Ibu Amanda Katili serta teman-teman dari Komunitas Food Blogger Indonesia, dan juga pegiat kuliner Nusantara. 


Selain berbincang mengenai isi buku. di acara ini saya juga berkesempatan untuk menikmati berbagai kuliner khas Gorontalo. Masakan-masakan Gorontalo ini diracik langsung oleh Kak Zahra dari @dapurgoronto. Ada berbagai menu unik Gorontalo yang baru kali pertama ini saya rasakan, seperti Kapodo, Duduli, dan lainnya.





Sebagai kontributor, saya merasa lega dan bahagia. Buku ini nggak hanya ada di rak buku saja, tapi dihidupkan, dibicarakan, dirasakan, dan dihidangkan kembali lewat acara Book Talk ini. 



Penghargaan Internasional: Gourmand World Cookbook Award 2025

Tidak berhenti di peluncuran dan book talk: pada akhir November 2025, datang kabar yang membuat saya bangga luar biasa. Buku “Tradisi Makan Siang Indonesia: Khazanah Ragam dan Penyajiannya” memenangkan penghargaan Best Book in the World pada Gourmand World Cookbook Awards 2025.


Penghargaan tersebut diumumkan di Riyadh, Arab Saudi dalam rangkaian acara festival kuliner internasional dan diberikan langsung oleh Presiden Gourmand Awards, Edouard Cointreau. 



Bagi saya penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan bahwa cerita sederhana tentang makan siang di rumah, tradisi sehari-hari, rutinitas seorang ibu rumah tangga memiliki nilai universal sebagai bagian dari budaya, identitas, dan warisan bangsa. Makan siang bukan lagi sekadar soal nasi dan lauk, tetapi tentang sejarah, rasa, dan keberlanjutan.


Menurut Edouard Cointreau, buku ini tampil menonjol karena kedalaman riset dan makna kultural yang dihadirkannya.


Menang di ajang internasional seperti Gourmand Awards membuat saya sadar kalau dari cerita sehari-hari bisa hadir kisah yang dibaca dunia. Seolah dunia pun mengiyakan, bahwa makan siang, budaya rumah tangga, makanan lokal, tradisi semuanya pantas dibanggakan, diabadikan, dan tentunya dijaga.



Tradisi Makan Siang Layak Dibagikan & Dilestarikan

Menulis blog ini seperti mengumpulkan kembali setiap memori yang saya alami setahun terakhir ini, mulai dari menulis artikel hingga buku ini ada di genggaman saya.




Saya bersyukur bisa ikut serta dalam perjalanan besar dokumentasi kuliner dan budaya ini. Bahwa suara saya, cerita saya, kebiasaan saya bisa ikut berbicara melalui tulisan di dalam buku ini. Bahwa saya bisa membawa “kehidupan sehari-hari” kecil saya ke panggung nasional, bahkan internasional.


Semoga kedepan, lebih banyak ibu rumah tangga, penulis, blogger, chef, penjual warung, petani, generasi muda, dan siapa saja yang mau menceritakan tradisi makan siang mereka. Karena di tiap piring, ada sejarah, ada ceritanya. 


Dan untuk Manteman yang membaca blog ini, kalau Manteman merasa bahwa makan siang atau makanan apa pun di rumahmu punya cerita, tolong jangan anggap biasa. Abadikan, tulis, ceritakan. Karena bisa jadi, suatu hari, cerita Manteman ikut menjadi bagian dari warisan budaya bangsa.



Dita Indrihapsari (Bubu Dita)

@rumikasjourney


Reekolect, Merawat Kenangan Berharga dengan AI


Ada satu hal yang sampai saat ini menjadi penyesalan terbesar dalam hidup saya. Tidak menyimpan foto dan video dokumentasi dengan baik saat orang tua saya masih ada. 


Kedua orang tua saya meninggal berdekatan. Papa meninggal karena stroke di November 2020, sedangkan Mama meninggal karena kanker tulang di Agustus 2021. Kala itu saya masih menggunakan handphone lama saya untuk mendokumentasikan berbagai foto dan video bersama orang tua sampai akhirnya kedua orang tua saya tiada. 


Sedihnya, handphone lama itu kemudian rusak dan mati total, dimana saya belum sempat memindahkan sebagian besar dokumentasi di dalam handphone tersebut. Sudah berusaha untuk diperbaiki dan menyelamatkan foto-foto dan video di dalamnya, namun handphone itu hingga saat ini masih mati dan belum berfungsi. 


Rasanya saya pun hopeless sekali… 



Masalah Menyimpan Foto dan Video yang Banyak Dialami

Saya yakin kalau bukan hanya saya sendiri saja yang pernah mengalami kehilangan kenangan berharga berupa foto dan video bersama orang-orang tersayang. Pasti ada banyak orang lain juga yang mengalaminya. 


Bisa jadi karena keteledoran seperti saya yang tidak segera memindahkannya, bisa juga karena dokumentasi berceceran dimana-mana atau tidak memiliki tempat khusus untuk menyimpannya.


Kalau boleh saya rangkum, kira-kira ada beberapa permasalahan dalam menyimpan foto dan video dokumentasi yang pernah dialami banyak orang. Berikut ini beberapa permasalahannya:



1. Foto dan video tersebar di banyak perangkat

Handphone, laptop, tablet, kamera, harddisk eksternal. Tidak ada satu tempat yang benar-benar menjadi “rumah” bagi semua foto dan video. 


Kita memiliki banyak foto dan video berharga di berbagai perangkat. Inilah yang saya istilahkan dokumentasi kita berceceran di mana-mana. Apalagi dengan kesibukan kita, pada akhirnya foto dan video tersebar begitu saja, tidak tersusun dengan rapi. 


2. Folder penuh, setiap perangkat punya ruang terbatas

Coba, berapa kali kita dapat peringatan dari handphone karena memori sudah penuh? Apakah sudah berulang-ulang kali? :) 


Handphone penuh, lalu dipindah ke laptop. Laptop penuh, lalu dipindah ke harddisk eksternal atau penyimpanan daring. 


Tapi kalau tiba-tiba harddisk tidak terbaca dan rusak? Atau tiba-tiba tidak sengaja terhapus? Ya, sudah… selamanya dokumentasi berharga bisa hilang. Sulit sekali menjaga semuanya tetap aman.


3. File tidak terorganisir dengan baik

Ada banyak video pendek, foto blur, foto resep, semuanya bercampur jadi satu folder besar “Camera”. 


Ada juga  lagu-lagu lama, rekaman suara anak, rekaman suara penting yang tersimpan random di WhatsApp atau aplikasi memo yang sulit ditemukan.


Mencari satu dokumen lama saja bisa makan waktu lama. Ya, ini dia salah satu masalah yang sering banyak dialami ketika kita tidak mengorganisir dokumentasi dengan baik. 


4. Foto lama menurun kualitasnya

Pernah mencetak foto atau membuat photobook? Ini bisa jadi salah satu cara untuk merawat kenangan juga. 


Saya juga punya pengalaman membuat beberapa photobook yang disimpan di lemari. Tanpa disadari, beberapa photobook tersebut menjadi korban rayap. Padahal foto-foto didalam photobook tersebut adalah foto traveling keluarga saat anak-anak masih kecil. Rasanya momen tersebut nggak mungkin terulang kembali karena anak-anak sudah beranjak remaja… :(   


Selain itu, sayangnya warna foto juga semakin lama bisa semakin memudar. Foto lama yang dipindai pun warnanya lama-lama akan menguning. Apalagi foto yang sudah berpuluh tahun, bisa saja blur, gelap dengan kualitas yang tidak sebaik hasil foto sekarang.


Tak hanya foto, video-video lama pun banyak yang hasilnya pecah dan goyang. Sayang banget, ya. Andai aja ada yang bisa menyempurnakan video-video lama tersebut…


5. Menyimpan kenangan di media sosial 

Pasti ada banyak diantara kita yang menyimpan berbagai foto dan video kenangan di media sosial, seperti Instagram atau Facebook. 


Bahkan di Facebook sendiri ada fitur untuk menyimpan foto dan video ke dalam satu folder yang sama. Sebenarnya ini memang bisa jadi salah satu cara menyimpan kenangan, namun media sosial sebenarnya bukan tempat ideal untuk backup kenangan yang sifatnya privat.


6. Banyak memori tidak pernah dilihat kembali

Bisa jadi kita memang sudah menyimpan, menyimpan, dan menyimpan dokumentasi lama entah sudah berapa tahun ke belakang. Tapi seberapa sering kita benar-benar membuka dan menikmati ulang kenangan itu?


Mungkin karena kita menyimpan di banyak tempat hingga kita malas untuk membukanya satu per satu. Atau mungkin kita tidak lagi punya cukup waktu untuk mengenangnya.


Padahal jika saja semua dokumentasi kenangan bersama orang tersayang tersimpan di satu tempat yang mudah dijangkau, bisa jadi kita akan lebih sering melihatnya kembali. Karena memori bukan hanya sekadar file, memori juga menyimpan banyak perasaan.



Masalah-masalah inilah yang kemudian akhirnya membawa saya menemukan Reekolect. Apa itu Reekolect?



Reekolect, Cara Baru Menyimpan Kenangan dengan AI

Reekolect adalah platform premium berbasis AI yang dirancang untuk menyimpan foto, video, dan rekaman suara dalam satu tempat yang aman. Reekolect disebut juga sebagai future-ready memory software. 


Reekolect bukan hanya sebagai cloud storage biasa. Reekolect memberikan pengalaman merawat kenangan dengan teknologi AI yang mampu mengorganisir, memperbaiki kualitas foto, hingga menciptakan rekaman digital yang bisa menjadi warisan untuk keluarga.


Bagi saya sendiri Reekolect seperti sebuah jawaban dari semua masalah yang pernah saya alami terkait menyimpan dokumentasi foto dan video. Dari sudut pandang seorang blogger, terutama yang sering menangani ratusan hingga ribuan foto perjalanan, dengan adanya Reekolect pastinya dapat lebih mudah untuk menata dokumentasi tersebut. 


Selain itu, karena ini bukan hanya sekadar tempat penyimpanan, Reekolect seakan menawarkan cara baru untuk menikmati kembali kenangan kita bersama orang-orang tersayang.


Saat saya menulis tulisan di blog ini Reekolect masih dalam tahap pengembangan dan akan segera dirilis. Meski demikian, kita sudah bisa masuk ke dalam website dan aplikasinya untuk join waitlist. Segera setelah Reekolect dirilis, semua fitur didalamnya bisa dinikmati kita semua. 



Fitur-Fitur Menarik di Reekolect

Ada beberapa fitur menarik di Reekolect yang dapat kita maksimalkan untuk merawat kenangan tanpa takut kehilangan. 


1. Satu Tempat Memori Digital

Reekolect memungkinkan penggunanya untuk mengunggah dan mengatur kenangan hidup mereka dengan aman dalam album digital. Jadi di dalam satu tempat saja kita bisa melihat dokumentasi hidup kita dan orang-orang tersayang. Memori ini pun bisa dilestarikan ke generasi berikutnya dengan membuat koneksi. 


2. Peningkatan Kualitas Dokumentasi dengan AI

Reekolect dapat menyempurnakan foto dan video lama, menghidupkannya kembali dengan warna-warna yang cerah, meningkatkan kejernihannya, sert memulihkan detail-detail yang telah pudar. Alhasil pengalaman visual saat melihat dokumentasi lama pun menjadi lebih baik. 


Tentunya ini fitur yang aku nantikan banget untuk aku coba. Nggak sabar rasanya mau mengubah foto-foto saat papa dan mama menikah, aku masih bayi, dan kami sekeluarga pergi ke luar kota. :) 


3. Teknologi CBT (Conversation Beyond Time) 

Apa rasanya bisa berkomunikasi lagi dengan orang tersayang yang sudah nggak ada di dunia? 


Dengan Reekolect, kita bisa menciptakan kembali avatar digital orang tersayang yang telah meninggal dan berbincang-bincang dengan mereka dengan mengunggah audio dan videonya terlebih dahulu.


Melalui teknologi CBT atau Conversation Beyond Time yang memanfaatkan algoritma AI, dapat menciptakan kembali suara, emosi, dan kepribadian yang memungkinkan terjadinya percakapan bermakna melampaui batasan waktu.


Inilah  fitur yang paling aku tunggu-tunggu dari Reekolect. Rasanya pingin banget bisa ngobrol kembali dengan papa dan mama. Saat ini aja aku jadi membayangkan mau ngobrol apa, ya? Mau cerita apa, ya, ke mereka? :)  



Bagaimana Reekolect Meningkatkan Cara Kita Menyimpan Kenangan

Setelah melihat platform ini, saya merasa Reekolect bukan hanya tempat menyimpan file semata. Reekolect membantu kita menghargai kenangan dengan lebih baik.


Kalau biasanya foto hanya menumpuk dan jarang terbuka, dengan Reekolect sepertinya bisa membuat kita untuk lebih rajin mengarsipkan momen, lebih mudah mencari file tertentu, lebih tenang karena semua dokumentasi aman, serta lebih menikmati nostalgia.


Dan yang paling penting, Reekolect membantu menyatukan memori seluruh keluarga dalam satu ruang digital yang rapi dan tertata.



Reekolect Cocok untuk Keluarga Modern

Dengan aktivitas digital yang semakin besar, kita sebagai keluarga modern yang hidup di era digital memang butuh tempat yang lebih pintar untuk menyimpan memori.


Reekolect tentunya sangat cocok digunakan untuk:

- Orang tua yang ingin mendokumentasikan tumbuh kembang anak.

- Keluarga yang ingin menyimpan foto dan suara generasi sebelumnya.

- Kreator yang butuh untuk mengarsipkan foto/video dengan rapi.

- Orang yang takut kehilangan foto penting jika HP rusak.

- Siapa pun yang ingin membangun digital legacy.


Dengan hadirnya Reekolect membuat saya sadar satu hal, yaitu kenangan digital juga membutuhkan “perpustakaan” yang layak sebagai tempatnya bernaung.


Mungkin saya tidak akan meninggalkan kebiasaan saya untuk menyimpan foto dan video di harddisk eksternal atau mencetak foto-foto di photobook. Namun dengan adanya Reekolect tentunya sangat membantu saya dan keluarga untuk lebih bisa merawat kenangan dengan lebih baik. 



Join Reekolect Untuk Merawat Masa Lalu dan Membangun Masa Depan

Kenangan adalah bagian dari siapa kita. Tapi selama ini, teknologi penyimpanan file tidak pernah benar-benar membantu kita merawat momen berharga itu.


Reekolect menawarkan sesuatu yang berbeda. Platform premium berbasis AI yang membuat kenangan lebih aman, lebih terorganisir, dan lebih mudah dinikmati.


Jika Manteman sering kewalahan dengan file yang berantakan atau ingin menyiapkan legacy digital untuk anak dan keluarga, Reekolect bisa jadi solusi terbaik.


Mulailah dengan mengumpulkan foto, video, dan rekaman suara yang tercecer. Lalu simpan semuanya dengan Reekolect, tempat merawat masa lalu dan membangun masa depan.


Yuk, join waitlist Reekolect bareng dengan klik link berikut ini:


https://www.reekolect.com/


Sekarang Reekolect masih dalam masa pre-launch dan waiting list, karena itu kita bisa join free tanpa biaya, ya. Nah, Reekolect akan lauching sekitar bulan Maret 2026.  


Saatnya kita ciptakan momen berharga yang hidup selamanya bersama orang tersayang dengan Reekolect. 



Dita Indrihapsari

@rumikasjourney



Konsumsi Air Demineral Alexa Water untuk Mendukung Diet dan Olahraga


Di awal tulisan, saya rasanya mau langsung jujur aja, deh. Yap, saat ini saya sedang berjuang dengan obesitas dan berniat menurunkan 10–15 kilogram. :D Dalam beberapa tahun terakhir ini rasanya saya memang seperti kehilangan diri saya sendiri, sampai sempat lupa untuk “mengurus” diri. Nggak heran akalu akhirnya berat badan pun ikut melambung  tinggi. 


Sebagai seorang ibu, keinginan untuk menurunkan berat badan sebenarnya bukan sekedar soal penampilan, melainkan sebagai bentuk ikhtiar hidup sehat sehingga bisa menemani anak-anak lebih lama di dunia… :)  


Nah, perjalanan menurunkan berat badan membuat saya juga jadi belajar banyak hal.  Bukan hanya mengukur kalori dan olahraga saja yang penting. Ternyata kualitas air yang kita minum juga berperan besar.



Mengapa Air Minum Penting Untuk Proses Diet dan Olahraga? 

Seperti yang sudah saya singgung sedikit di atas, ketika kita berbicara tentang diet dan olahraga, biasanya kita memang akan fokus hanya pada makanan, kalori, atau jenis latihan/olahraga aja, ya. Seperti saya yang mulai mengurangi nasi putih dan berusaha untuk rutin jalan kaki serta berenang.


Padahal, ada satu faktor fundamental lagi yang sering dilupakan dalam proses diet dan olahraga untuk kesehatan, yaitu air minum. 


Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari air atau sekitar 55–70%. Artinya, kualitas dan jumlah air yang kita konsumsi akan sangat menentukan efektivitas diet maupun olahraga.


Berikut beberapa alasan kenapa air minum itu krusial bagi kita yang sedang diet dan rutin olahraga:

1. Menjaga keseimbangan cairan tubuh

Setiap kali berolahraga, tubuh mengeluarkan cairan lewat keringat. Kehilangan 1–2% cairan tubuh saja sudah bisa menurunkan performa olahraga, menyebabkan kelelahan lebih cepat, bahkan bisa sampai pusing. Manteman pernah ngalamin juga nggak, sih? Karena itu kita butuh air saat berolahraga. Air membantu mengganti cairan yang hilang sehingga tubuh tetap terhidrasi dan bisa berfungsi optimal.


2. Membantu metabolisme dan pembakaran kalori

Air terlibat dalam hampir semua proses metabolisme di tubuh, termasuk pemecahan lemak. Saat kita menjalani diet, metabolisme ternyata sering melambat. Minum cukup air dapat membantu mempercepat metabolisme dan mendukung tubuh dalam membakar kalori lebih efisien.


3. Mengendalikan nafsu makan

Banyak orang salah mengartikan rasa haus sebagai rasa lapar. Akibatnya, kita jadi ngemil padahal tubuh hanya butuh cairan aja. Minum air sebelum makan dapat membantu merasa lebih kenyang sehingga porsi makan lebih terkontrol. Ini juga bisa jadi salah satu strategi sederhana dalam program diet.


4. Mempercepat pemulihan otot setelah olahraga

Air membantu mengangkut nutrisi ke sel-sel otot dan membuang sisa metabolisme yang menyebabkan pegal. Jika tubuh kekurangan air, proses pemulihan akan lebih lama, membuat tubuh terasa lelah lebih lama setelahnya.



5. Menjaga fungsi ginjal

Ginjal bekerja keras menyaring limbah dan zat berlebih dari tubuh. Dengan cukup minum air, terutama air demineral atau air murni yang nggak mengandung mineral berlebih, ginjal bekerja lebih ringan. Bagi orang yang sedang diet tinggi protein (misalnya diet keto atau tinggi daging), menjaga asupan air sangat penting agar ginjal tidak terbebani.


6. Mendukung olahraga dan diet tanpa menambah kalori

Berbeda dengan minuman manis atau berkalori, air murni = 0 kalori. Itu artinya, berapapun banyaknya kita minum tidak akan mengganggu target diet. Bagi saya pribadi, mengganti minuman manis sore hari dengan air demineral terasa signifikan dalam mengurangi asupan kalori harian.


7. Membantu kesehatan kulit dan energi

Diet dan olahraga seringkali membuat tubuh mengalami perubahan cepat. Cukup minum air membantu kulit tetap lembab dan nggak kusam. Jadi bukan hanya berat badan yang turun, tapi penampilan juga terlihat lebih segar berkat kulit yang lebih sehat.




Di sela rutinitas rumah dan mengurus keluarga dan anak, saya juga kerap menunda minum air. Terlebih lagi, saya juga masih suka minum minuman manis. Wah, rasanya kayak hampa kalau nggak minum kopi susu… :D 


Tapi setelah membaca banyak sumber inilah saya pun sadar kalau pola minum yang kurang dan banyak konsumsi minuman manis akan menghambat proses diet dan kurang baik juga bagi kesehatan saya sendiri. 


Dari semua alasan di atas, bisa dibilang air minum adalah salah satu pondasi kuat untuk diet dan olahraga, ya. Tanpa air yang cukup dan berkualitas, diet bisa mandek, olahraga jadi terasa berat, dan kesehatan tubuh malah terganggu.


Setelah itu saya pun mulai mencoba cari tahu lebih banyak tentang air minum yang baik untuk kesehatan. Apakah air minum yang selama ini saya konsumsi sudah baik atau adakah air minum di luar sana yang lebih baik dari yang sudah saya konsumsi saat ini? 



Perbedaan Air Mineral dan Air Demineral 

Selama ini saya tahunya hanya air mineral saja. Tapi ternyata ada juga, lho, istilah air demineral. Kalau Manteman bagaimana? Apakah masih asing dengan istilah air demineral? 


Banyak orang mengira semua air kemasan itu sama, padahal ada perbedaan besar antara air mineral dan air demineral. Perbedaan ini bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang kandungan serta proses pengolahannya.

  • Air mineral mengandung berbagai mineral alami seperti kalsium, magnesium, natrium, selenium, dan lainnya. Mineral-mineral ini sebenarnya dibutuhkan tubuh dalam jumlah tertentu, tapi jika berlebihan justru bisa menumpuk dan membebani kerja ginjal.


  • Air demineral biasanya sudah melalui proses demineralisasi menggunakan teknologi filtrasi canggih Reverse Osmosis (RO). Proses ini menyaring zat padat terlarut, termasuk mineral berlebih, sehingga menghasilkan air murni dengan tingkat kemurnian tinggi.

Bagi saya, memilih air murni untuk diet/olahraga tentunya terasa lebih aman karena zero kalori, mudah diserap tubuh, dan membantu organ penyaring seperti ginjal agar bekerja lebih ringan saat tubuh beradaptasi dengan perubahan pola makan dan aktivitas.



Alexa Water, Pilihan Tepat Untuk Gaya Hidup Sehat

Saya pun mulai mengulik lagi air demineral yang bisa dikonsumsi saya dan keluarga serta bagaimana cara mendapatkannya.


Ternyata nggak sulit, lho, untuk bisa mendapat air demineral atau air murni ini. Bahkan, kini kita bisa langsung mendapatkannya langsung di depan rumah! Yuk, kenalan dengan air demineral Alexa Water, air murni yang beda dengan air mineral biasa.




Alexa Water merupakan air murni yang bisa jadi pilihan sehat untuk semua kalangan.


Dengan mengonsumsi Alexa Water sehari-hari, organ ginjal akan bekerja lebih ringan karena bebas mineral berlebih. 


Selain dari segi kesehatan, ternyata ada banyak manfaat lainnya juga dengan mengonsumsi Alexa Water. Apa saja?


Pengiriman Aman!

Nah, salah satu hal yang membuat saya semakin yakin memilih Alexa Water adalah sistem pengiriman tertutup yang mereka gunakan. Kedengarannya sederhana, tapi hal ini sangat penting. 


Pernah nggak Manteman melihat pengiriman air mineral dengan kendaraan terbuka? 


Bayangkan saja, galon Alexa Water yang diantar ke rumah kita benar-benar terlindung dari sinar matahari, asap kendaraan di jalan, maupun debu. Semua itu bisa saja menempel dan memengaruhi kualitas air kalau tidak dijaga dengan baik. 


Menjaga galon tetap higienis sejak dari pabrik hingga sampai ke rumah adalah hal yang sangat penting. Untungnya, Alexa Water sudah memikirkan hal ini sejak awal, sehingga saya lebih tenang saat menerima galon di depan pintu.


Air Minum Fresh!

Selain itu, Alexa Water juga benar-benar menjaga kesegaran produknya. Mereka menggunakan konsep fresh from the oven, di mana air murni langsung dikirim dari sumbernya di pegunungan Manglayang. 


Nggak ada perantara agen distribusi, sehingga risiko kontaminasi jauh lebih minim. Galon yang sampai ke rumah pun masih terasa segar, seolah baru saja diproses dari sumbernya. 


Hal ini tentunya membuat saya merasa lebih yakin kalau Alexa Water dapat membantu program olahraga dan diet saya dengan lebih maksimal dan  keluarga saya pun mendapatkan kualitas air terbaik setiap hari.


Harga Terjangkau!

Soal biaya, Alexa Water juga sangat ramah di kantong. Dengan harga Rp17.000 all in, saya nggak hanya mendapat air murni yang higienis, tetapi juga fasilitas lain seperti gratis ongkir, peminjaman galon selama berlangganan, dan pengiriman otomatis setiap minggu. 


Praktis banget, kan, karena saya nggak perlu lagi repot mengingat jadwal membeli air atau mengangkat galon berat ke rumah. Semua datang sesuai jadwal, rapi, dan higienis.




Ayo, Mulai Dari Langkah Kecil yang Berdampak Besar!

Kalau Manteman juga sedang memulai program diet atau ingin mendukung rutinitas olahraga, coba perhatikan kualitas air yang Manteman minum. Air murni bisa menjadi teman setia dalam perjalanan gaya hidup sehat Manteman.


Ingin coba Alexa Water yang “Lebih dari Murni”: higienis, aman, sehat, praktis? Coba sekarang juga! Ikuti Instagram mereka di @alexawaterid atau hubungi customer service untuk berlangganan: 0822-2100-9575. 

Yuk, mulai hidup sehat bersama keluarga demi tubuh yang ringan dan hari-hari yang lebih bertenaga.



Dita Indrihapsari (Bubu Dita)

@rumikasjourney


Contact Form

Name

Email *

Message *