Kalau aku perhatikan, biasanya ada aja tren yang muncul di tempat-tempat wisata. Dulu pernah ada tren tanda love di tempat wisata. Akhirnya sampai dimana-mana ada aja tanda itu yang jadi background foto. Katanya, sih, instagramable… :D
Nah, belakangan ini ada juga tren wahana yang kelihatannya cukup ekstrim dan sudah banyak ada di berbagai tempat wisata. Yap, kali ini aku mau membahas tentang wisata keranjang sultan!
Adakah Manteman yang baca tulisan ini pernah mencoba naik wahana yang satu ini? Yang sudah pernah boleh banget share pengalaman Manteman di kolom komentar di bawah, ya. Aku pun di tulisan ini akan cerita sedikit banyak tentang pengalaman naik wahana ini.
Meski wisata keranjang sultan in sebenarnya sudah agak cukup lama viral di media sosial, nyatanya banyak orang masih penasaran dan ingin mencoba sensasi naik keranjang yang meluncur di atas ketinggian sambil menikmati pemandangan alam dari ketinggian.
Mulai dari anak muda, keluarga, hingga para content creator, banyak yang rela antre demi merasakan pengalaman unik naik wahana keranjang sultan ini.
Aku sendiri pun pernah mencoba wahana keranjang sultan di dua tempat wisata berbeda, yaitu di Situ Gunung Sukabumi dan Rivera Outbound & Edutainment Bogor.
Apa sebenarnya wahana keranjang sultan dan gimana pengalamanku naik wahana ini? Yu, simak tulisanku di bawah ini!
Apa Itu Keranjang Sultan?
Keranjang sultan merupakan wahana wisata berupa keranjang atau kursi gantung yang digerakkan menggunakan tali sling di atas area tertentu, biasanya berada di kawasan wisata alam seperti hutan, lembah, sungai, atau perbukitan.
Pengunjung yang mencoba wahana keranjang sultan akan duduk di dalam keranjang yang terbuat dari rotan, kemudian keranjang tersebut ditarik atau meluncur perlahan di atas ketinggian tertentu.
Nah, kalau sepemikiran aku, kenapa dinamakan atau disebut “Keranjang Sultan”, yaitu karena bentuknya yang unik seperti keranjang dan pengalaman yang ditawarkan pun juga terasa eksklusif seperti sedang menikmati wisata ala sultan.
Ada juga yang menyebut wahana ini sebagai spot healing karena pengunjung bisa menikmati panorama alam sambil duduk santai di udara terbuka.
Konsep wahana seperti ini sepertinya, sih, berkembang dari ide wisata alam yang ingin menghadirkan pengalaman berbeda tanpa harus membangun wahana ekstrem seperti roller coaster, ya. Sebenarnya agak mirip flying fox juga, kan, tapi dengan menggunakan alat untuk duduk.
Nah, dengan memanfaatkan lanskap alam yang indah, pengelola wisata membuat atraksi sederhana namun memacu adrenalin dan sangat menarik untuk dijadikan konten media sosial. Apalagi, ya, keranjang sultan pun dibuat menarik dengan beraneka warna. :D
Makanya nggak heran, deh, kalau keranjang sultan dulu cepat viral di TikTok, Instagram Reels, dan YouTube. Banyak orang yang mencobanya sekaligus membuat kontennya hingga tersebar di berbagai platform media sosial.
Rasanya karena keviralan inilah banyak pengelola tempat wisata yang kemudian menambahkan wahana keranjang sutan menjadi salah satu atraksi di tempat wisatanya…
Apakah Keranjang Sultan Aman?
Pertanyaan soal keamanan keranjang sultan biasanya muncul dari orang-orang yang kritis terhadap keselamatan.
Nah, aku pun saat awal-awal tren keranjang sultan ini muncul nggak serta merta langsung ingin mencobanya. Selain karena lagi nggak jalan-jalan ke tempat wisata yang ada keranjang sultan, aku pun sebenarnya masih agak ragu dengan keamanannya.
Secara umum, wahana keranjang sultan menurut sepenglihatanku dan sepengalamanku menaikinya cukup aman selama dikelola dengan baik dan pengunjung mengikuti aturan keselamatan.
Biasanya wahana keranjang sultan sudah menggunakan tali sling baja, pengaman tubuh atau sabuk pengaman, sistem pengunci pada keranjang, serta ada operator khusus yang mengawasi jalannya wahana.
Namun tetap saja, meskipun karena berada di ketinggian, pengunjung harus berhati-hati dan memastikan kondisi fisik sedang baik sebelum mencoba wahana keranjang sultan. Selain itu ada faktor luar seperti cuaca juga yang jadi penentu, apakah bisa menaiki keranjang sultan atau nggak.
Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Naik Keranjang Sultan
Nah, sebelum mencoba wahana keranjang sultan, aku coba tuliskan, ya, beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
1. Pastikan Pengaman Terpasang dengan Benar
Jangan malu untuk mengecek ulang sabuk pengaman dan pengunci keranjang sebelum wahana berjalan. Pokoknya harus make sure kalau kita akan aman dan baik-baik saja dengan pengaman tersebut.
2. Ikuti Instruksi Petugas
Dengarkan arahan operator dan jangan melakukan gerakan berlebihan saat berada di atas keranjang yang sedang berjalan.
3. Jangan Memaksakan Diri Kalau Takut Ketinggian
Kalau punya fobia ketinggian atau sedang merasa tidak fit, sebaiknya jangan dipaksakan untuk naik keranjang sultan. Memang, sih, ada keranjang sultan yang nggak terlalu tinggi, seperti yang aku naiki di Situ Gunung da Rivera. Namun tetap saja kalau sudah takut ketinggian, wahana ini bisa dihindari.
4. Jangan Membawa Barang Berlebihan
Setahu aku ada maksimal berat untuk menaiki keranjang sultan ini. Nah, karena itulah jangan sampai kalau bobot kita bisa naik, kita malah bawa barang-barang berlebihan dan punya resiko jatuh. Karena itu, sebaiknya simpan barang berharga dengan aman supaya nggak jatuh saat wahana bergerak.
5. Perhatikan Kondisi Cuaca
Saat cuaca sedang hujan deras atau angin kencang, biasanya wahana akan dihentikan sementara demi keselamatan. Walaupun Manteman kepingiiiin banget naik wahana ini, kalau lagi nggak beroperasi karena cuaca sebaiknya jangan memaksakan untuk dicoba, ya. :)
Pengalaman Naik Keranjang Sultan di Rivera Outbound & Edutainment Bogor
Pertama kali mencoba keranjang sultan adalah saat berkunjung ke Rivera Outbound & Edutainment yang berada di Bogor. Rasanya campur aduk antara takut, penasaran, dan excited sekaligus.
Sebenarnya Rivera bukan termasuk tempat wisata alam alami, ya. Namun Rivera memiliki lahan yang cukup luas hingga ada danau juga di dalamnya.
Dengan area wisatanya yang cukup luas, nggak heran kalau banyak wahana outbound dan spot foto menarik. Suasana tempat wisata ini pun cocok baget untuk wisata bareng keluarga.
Nah, keranjang sultan di sini menurutku nggak terlalu tinggi, ya. Jaraknya pun oendek sehingga durasi perjalanannya pun cepat.
Keranjang Sultan di sini terasa lebih santai dan cocok untuk pengunjung yang baru pertama kali mencoba. Meski sebenarnya tetap bikin jantung berdebar dan deg-degan, sih, tapi pas keranjang sultannya sudah mulai melaju rasa takutku pun buyar. ,
Dengan naik wahana keranjang sultan di sini aku jadi bisa melihat pemandangan area hijau, danau buatan, dan berbagai wahana lain yang ada di Rivera.
Pengalamanku Naik Keranjang Sultan di Situ Gunung Sukabumi
Beberapa waktu kemudian, aku juga mencoba keranjang sultan yang berada di kawasan Situ Gunung, Sukabumi.
Tempat ini terkenal dengan jembatan gantungnya yang panjang dan suasana hutannya yang sejuk. Namun, wahana keranjang sultan yang ada di sana juga jadi magnet bagi pengunjung.
Aku inget banget saat awal-awal dulu untuk bisa mencoba keranjang sultan di sini ngantrinya panjang! Apalagi saat dua tahun lalu ada video viral saat Will Smith naik keranjang sultan di sini. Wah, makin banyak aja yang penasaran dan pingin nyoba.
Aku naik keranjang sultan di Situ Gunung pagi hari setelah menginap semalam di Glamping Lembah Purba. Pagi itu, aku bersama teman-temanku berkeliling di sekitar area glamping dan kami pun langsung menuju Curug Sawer serta keranjang sultan!
Karena masih cukup pagi, nggak ada antrian di keranjang sultan… :D Aku dan teman-teman pun sangat leluasa untuk naik serta memilih keranjang warna apa yang kami naiki… ;D
Jujur, saat pertama duduk di keranjang ini aku rasanya agak deg-degan juga. Apalagi ketika keranjang mulai bergerak perlahan di atas area hijau hutan. Tapi setelah beberapa saat, rasa takut mulai tergantikan oleh rasa kagum melihat pemandangan dari atas.
Keranjang sultan melintas juga di atas sungai jernih di sana. Wahana ini pun nggak terlalu tinggi. Jadi rasa takutku pun nggak bercokol lama… :D
Udara pegunungan yang segar, pepohonan hijau, suara aliran sungai, dan suasana tenang membuat pengalaman naik keranjang sultan di Situ Gunung jadi sangat berkesan. Makanya aku pun nggak heran kalau banyak orang rela antre demi mencoba wahana ini.
Tempat Wisata yang Memiliki Wahana Keranjang Sultan
Karena semakin populer, sekarang cukup banyak tempat wisata di Indonesia yang menghadirkan wahana keranjang sultan. Beberapa di antaranya adalah:
- Malang Dreamland
- Taman Bunga Nusantara
- Kawah Rengganis Ciwidey Bandung
- Malino, Sulawesi Selatan
Setiap tempat biasanya memiliki konsep dan latar pemandangan berbeda, sehingga pengalaman yang dirasakan pun nggak selalu sama. Ada yang berlatar pegunungan atau perbukitan, persawahan, sampai sungai.
Kenapa Keranjang Sultan Masih Jadi Tren?
Ada beberapa alasan kenapa wahana ini masih populer sampai sekarang:
- Memberikan sensasi unik tanpa terlalu ekstrem
- Cocok untuk foto dan video media sosial
- Bisa dinikmati hampir semua usia
- Menawarkan pengalaman menikmati alam dari sudut berbeda
- Menjadi aktivitas healing yang seru
Di era media sosial seperti sekarang, wahana yang visualnya menarik memang lebih cepat viral. Terlebih kalau harga tiketnya juga terjangkau! Keranjang sultan jadi salah satu contoh atraksi sederhana namun berhasil menarik perhatian banyak orang.
Buat Manteman yang suka wisata alam dan ingin mencoba pengalaman baru, Keranjang sultan bisa jadi pilihan aktivitas seru untuk dicoba. Meski terlihat menegangkan, wahana ini sebenarnya cukup aman selama mengikuti aturan keselamatan dan dikelola dengan baik.
Sebaiknya cari tahu dulu sebelumnya tentang wahana keranjang sultan yang mau Manteman coba. Cek testimonial dari yang pernah mencobanya. Apakah aman atau adakah masalah berarti selama mereka menggunakannya.
Pengalamanku mencoba Keranjang Sultan di Situ Gunung Sukabumi dan Rivera Bogor menjadi salah satu pengalaman wisata yang cukup memorable. Awalnya takut, tapi setelah dijalani justru terasa menyenangkan dan sebenarnya jadi bikin ingin mencoba lagi di tempat lain dengan suasana yang berbeda. Aku pingin banget nyoba yang di bawahnya ada sawah… :D
Kalau Manteman sendiri, berani coba naik keranjang sultan juga?
Dita Indrihapsari













































